Melalui Program Wirastart STC ITB AD Bantu Mahasiswa Danai Hingga 15 Juta Rupiah

Socio Technopreneur Center (STC) ITB AD menggelar kegiatan workshop kewirausahaan. Kegiatan ini bertempat di Aula Sjafruddin Praviranegara  ITB Ahmad Dahlan Kampus Ciputat. Kegiatan sosialisasi dan workshop kali ini mengangkat tema “Mahasiswa gak wirausaha mana paten!!”. Turut hadir Wakil Rektor Bidang I Bapak . Dr. Eng Saiful Anwar, SE, M.Si,  Sapari, S.E., M.Si. selaku Sekretaris STC serta para mahasiswa.  Tercatat peserta yang hadir berjumlah 239 terdiri dari  224 peserta offline dan 15 peserta via  zoom. Peserta mahasiswa tersebut terdiri dari berbagai Pergurúan Tinggi Negri (PTN), Pergurúan Tinggi Swasta PTS, Pergurúan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Jakarta.

Dan hadir sebagai narasumber pada workshop ini yaitu Dimas Asy’ari Nasution CPSM., CGHC, ia merupakan Mileneal Coach Indonesia dan juga aktif sebagai seorang Trainer & Motivator, Owner Fast Management & Fast Wedding Organizer dan CEO Ha.tea Indonesia.

Ketua Pelaksana Aldi Fathurrahman, S.M., M.Si  pada sambutan nya menyampaikan bahwa program wirastart merupakan salah satu program STC yang bertujuan untuk membina, membantu serta mendanai usaha yang dimiliki mahasiswa. Kemudian nantinya akan diadakan pelatihan dan mengikuti akademiknya, calon peserta mahasiswa yang terpilih akan dilatih sampai berhasil dan memiliki usaha yang besar .

Selain itu, Sekretris  STC Sapari, S.E., M.Si menyampaikan  program ini adalah langkah konkrit serta keseriusan dari lembaga STC ITB AD  dalam mendukung para wirausaha khususnya generasi muda, yang bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan serta mendukung keterampilan mereka selama mengembangkan usahanya. Kegiatan ini tentunya akan mendapatkan bekal yang berharga.

Pada sambutan Wakil Rektor Bidang I ITB Ahmad Dahlan Jakarta Bapak  Dr. Eng Saiful Anwar, SE, M.Si. menyampaikan ucapan apresiasi kepada tim STC ITB AD mengenai workshop kewirausahaan. Dimana program  mentoring dan pembinaan ini dapat menciptakan kemampuan untuk membangun dan mengembangkan sebuah bisnis dan berani untuk mengambil risiko.

Beliau juga memaparkan terdapat 3 modal dalam membangun sebuah bisnis, diantaranya :

  1. Apabila kita merujuk pada Sejarah Rasulullah SAW yang awalnya adalah berprofesi berdagang, dan akhirnya mendapatkan gelar  Al amin (dapat dipercaya), maka syarat untuk menjadi seorang pengusaha adalah memiliki sifat Shiddiq yaitu jujur atau benar. Dikarenakan  sifat tersebut merupakan modal penting untuk memulai usaha agar menjadi sukses.
  2. Modal kedua adalah efektifitas waktu. Waktu bermakna kekuatan, dimana seorang pengusaha harus dapat memanfaatkan waktu dengan baik.
  3. Modal ketiga adalah mentor. Karena dengan adanya mentor yang dijadikan sebagai role model. Dimana mentor adalah sebagai pembimbing yang dapat membantu dan mengembangkan keterampilan serta memiliki kompetensi untuk menjalankan sebuah bisnis.

Leave a Reply

Kirim Pesan
Butuh Bantuan?
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Hallo, sobat ITB Ahmad Dahlan! Apa yang bisa kami bantu untuk Anda?